PILARJAMBI.COM | TANJAB BARAT – Nasib malang harus menimpa kedua orang anak di jalan Lintas Kualatungkal-Jambi, RT 11, Dusun Pasar, Desa Pematanglumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat yang meregang nyawa setelah tercebur kedalam kolam yang rencananya akan dibuat septictank bangunan ruko atau tempat pembuangan limbah kotoran.
Keduanya terjatuh pada saat sedang bermain sekira pukul 11.30 wib disekitar septictank ruko milik Agus Yuliantri yang berada di simpang Betara 6 Jalan Lintas Kualatungkal-Jambi RT 11, Desa Pematanglumut Kecamatan Betara.
Berdasarkan informasi yang dihimpun anak tersebut berinisial A (5tahun) dan K (4tahun). Kedua korban tercebur kedalam septictank yang berisikan air dengan kedalaman lebih kurang dua meter.
Menurut keterangan warga sekitar, pada saat itu ayah korban sedang mencari anaknya yang bermain disekitar kolam tersebut, namun terkejut ketika melihat sendal anaknya sudah mengapung diatas kolam rencana pembuatan septictank.
“Ayahnya langsung terjun kedalam kolam itu mencari anaknya dan didapati kedua korban sudah dalam keadaan lemas, bergegas dia (red.ayah korban) membawa anaknya ke Puskesmas Sukorejo,”kata sumber Pilarjmbi.com. Kamis, (09/09/2021).
Masih dari sumber yang sama, sesampai dipuskesmas kedua anak itu dilakukan pemeriksaan oleh pihak puskesmas, namun nyawa kedua bocah tersebut tidak dapat diselamatkan.
Kapolsek Betara, AKP. S. Harefa, S.E. MM saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kedua korban sudah meninggal dunia, dan langsung dibawa kerumah duka,”iya benar (red.meninggal dunia),”katanya singkat.
Saat ini pihak kepolisian sudah memasang garis polisi dilokasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali, dan mengucapkan rasa belasungkawa terhadap kedua keluarga korban. (Mam)
Discussion about this post