PILARJAMBI.COM | KUALATUNGKAL – Sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Tanjungjabung Barat yang terbengkalai lantaran tak beroperasi sejak dibangun. Yakni Pasar Sungaisaren Bramitam, pasar parit 1 Kualatungkal, Pasar parit 3 Kualatungkal dan pasar tebing tinggi. Akan segera di aktifkan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tanjab Barat, Syafriwan mengatakan akan segera menindaklanjuti dan mengaktifkan pasar pasar yang terbengkalai tersebut.
“Kita akan aktifkan kembali dan kita usahakan pada tahun 2022 pasar pasar yang terbengkalai itu sudah akan segera di aktifkan,”ujarnya, Rabu (15/12/2021).
Lebih lanjut Syafriwan menjelaskan untuk pasar pasar yang terbengkalai ini akan di kordinasikan dengan pihak kecamatan maupun pihak desa. Meskipun kata dia, pedagang sempat menolak keberadaan pasar tersebut sebab tidak sesuai dengan yang inginkan pedagang.
“Kita minta keikutsertaan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam membantu dalam mengaktifkan pasar pasar yang terbengkalai dan juga pengelola pasar lama juga secara persuasif kita komunikasikan, walaupun sempat ada penolakan salah satunya ukuran kecil dan lain lain tetapi kita sudah membangun sesuai dengan standar tipe nasional,”katanya.
Selain keikutsertaan pemerintah kecamatan dan desa dalam menyukseskan pengaktifan pasar tersebut, masyarakat juga harus terlibat.
“Kita juga butuh masyarakat untuk membantu, semoga tahun 2022 harapan kita dalam mengaktifkan pasar yang terbengkalai ini agar segera terwujud, kemarin ada masyarakat dan pihak kecamatan maupun desa gotong royong di pasar Sungaisaren, harapan kita mereka tidak lagi berdagang dipinggiran jalan lintas itu karena menganggu lalulintas,”tandasnya. (*/Mam)
Discussion about this post