PILARJAMBI.COM | SUNGAIPENUH – Guna menggairahkan ekonomi di Kota Sungaipenuh, diam-diam Paslon Walikota Sungaipenuh terpilih Ahmadi Zubir-Alvia Santoni mulai bergerak. Salah satunya Kopi Kota Sungaipenuh yang mulai tumbuh dan dilirik dunia kini mendapat perhatian serius. Buktinya di penghujung tahun 2020 AZAS mengukuhkan Komunitas Kopi Tumbuh Bersama Kota Sungaipenuh.
Komunitas ini dibebankan tugas untuk memperkenal Kopi Kota Sungaipenuh agar mendunia. Komunitas ini juga diharapkan bisa memotivasi petani dan turut andil untuk menggairah perekonomian khususnya coffeshop yang ada.
“Jangan sampai Kota Sungaipenuh mati. Jadikan kota ini kreatif dan penuh inovasi,” kata Ahmadi Zubir saat Pengukuhan Komunitas Kopi Tubumbuh Bersama yang dikomando Devanand Munir.
Pada saat bersamaan Ahmadi dan Antos juga meresmikan pergantian nama Koperasi Tani Kayo Khayangan menjadi Koperasi Tani Kayo Sejahtera. Pengukuhan Komunitas Kopi Tumbuh Bersama dan Syukuran Tani Kayo atas kemenangan AZAS tersebut dihadiri 300 anggota koperasi dan Komunitas Kopi yang ada di Kota Sungaipenuh.
Menariknya kata Ahmadi setelah dilantik nanti Komunitas Kopi ini akan menjadi perhatian serius untuk melakukan gebrakan di Kota Sungaipenuh. Impian mewujudkan Sungaipenuh menjadi Kota Kopi yang terkuburkan pada pemerintahan saat ini akan digelorakan. Kebutuhan Komunitas Ini akan jadi prioritas.
Alasannya karena dia yakin pihak-pihak yang tergabung dalam Komunitas Kopi Tumbuh Bersama adalah orang yang peduli dengan perubahan. Mereka anak muda yang tangguh, tanpa pamrih yang selama ini dikekang untuk berkarya.
“Kedepan saya berharap para pecinta kopi lainnya untuk bergabung dengan wadah ini menyatukan visi untuk mewujudkan Sungaipenuh Kota Kopi dan Menggairahkan ekonomi Menuju Sungaipenuh Makmur Berkeadilan,” kata Ahmadi.
Menurut Ahmadi untuk menumbuhkan ekonomi Kota Sungaipenuh dia punya pakar ekonomi. Ahmadi menoleh kepada pasangannya Alvia Santoni. Pak Wawako ini ahli ekonomi kita yang nanti diharapkan bisa memajukan ekonomi di Kota Sungaipenuh. Kedepan Wawako oleh dibantu anak-anak muda kreatif untuk menggairahkan Kota Sungaipenuh menjadi kotanya Milenial.
Khusus untuk Koperasi Tani Kayo yang telah berjasa membangkitkan kopi di Kota Sungaipenuh untuk optimis kedepan. Pihak-pihak yang bersentuhan dengan kopi seperti Dinas Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan Dinas Pariwisata nantinya harus ditangani mereka yang mengerti dan paham dengan kopi.
“Koperasi Tani Kayo Sejahtera harus maju sebagai penopang para petani kopi. Jika koperasi maju, petani juga bakal sejahtera. Nantinya instansi yang berada langsung dengan kopi akan kita gerakan untuk secara bersama menumbuhkan kembangkan Kperasi tani Kayo Sejahtera dan Komunitas Kopi Tumbuh Bersama,” kata Ahmadi.
Ketua Koperasi Tani Kayo Sejahtera Edi Yupersa merasa bangga dengan kepedulian pemerintahan baru Kota Sungaipenuh terhadap nasib Koperas Tani Kayo kedepan. Selama ini koperasi Tani Kayo dan lainnya yang ada di Kota Sungaipenuh terbiar dan terkesan ditelantarkan. Demikian juga Dinas Perkebunan yang bersentuhan langsung dengan kopi seperti tutup mata.
“Kita berharap kedepan tradisi pembiaran seperti ini dihilangkan. Untuk maju apalagi berkeadilan perlu pemimpin yang paham dan berwawasan,” kata edi Yupersa.
Dia minta kepada Walikota dan Wakil Walikota Sungaipenuh terpilih jika telah dilantik nanti mencari orang-orang yang menangani SKPD tidak sembarang pilih. Tapi, figure yang sesuai dengan ilmu dan keahliannya.
“Angan sampai Dinas Perkebunannya dipimpin oleh Sarjana Pendidikan, sementara Dinas Pariwisata dipimpin oleh Sarjana Agama,” kata Edi Yupersa. (*/Die)
Discussion about this post