PILARJAMBI.COM | TANJAB BARAT – Jalan di Desa Tanjungbojo menuju Desa Lubuk Lawas Kecamatan Batang Asam rusak parah diduga aktifitas mobil tronton yang melakukan galian C di daerah tersebut, sehingga kegiatan warga sekitar menjadi terganggu.
Terkait hal itu, Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar, Hamdani turun langsung melakukan peninjauan ke lapangan. Kata Hamdani, dirinya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwasanya jalan tersebut rusak akibat sering dilintasi angkutan galian C.
“Setelah kita mendapatkan laporan dari warga sekitar, kita anggota komisi III langsung turun untuk meninjau, ternyata benar jalan itu hancur semakin hari semakin parah, ini bisa jadi akibat muatan kendaraan yang melintas melebihi tonase,” ujarnya, jumat, (12/03/2021).
Lebih lanjut, Hamdani beserta anggota komisi III DPRD Tanjabbar meminta kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan Tanjabbar untuk turut memantau angkutan tersebut, dengan membatasi tonase truk angkutan galian C yang dapat merusak jalan.
“Sepertj jalan antara Pelabuhan Dagang menuju Kuala Dasal, dibuat portal pembatas, biar supaya jalan itu tidak cepat hancur,” kata Hamdani.
“Jalan itu di bangun melalui APBD, sangat disayangkan kalau sampai rusak, ada baiknya kita cegah sebelum rusak, kita berlakukan saja sama seperti jalan simpang Pelabuhan Dagang menuju Kuala Dasal juga sudah di pasang portal supaya tidak dilewati truk tronton yang bermuatan melebihi kapasitas yang sudah di tentukan,” Pungkasnya. (*/Mam)
Discussion about this post