PILARJAMBI.COM | JAMBI – PT Angkasa Pura II (Persero), Sultan Thaha International Airport menilai penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 4 ke 3 beberapa hari yang lalu belum dapat meningkatkan jumlah pertumbuhan penumpang secara signifikan.
Agus Supriyanto, Excecutive General Manager Sultan Thaha International Airport mengatakan dalam beberapa hari terakhir jumlah penumpang harian rata-rata hanya sebanyak 300 hingga 500 penumpang perhari.
“Hari Senin kemarin 20 September ada 300 penumpang, Selasa ada 444 penumpang, dan asal tahu saja, angka ini justru menurun dari Minggu lalu di rata-rata angka 543 penumpang perhari,” ujarnya di Bandara Sultan Thaha yang dilansir dari sekato.id, Rabu (22/9).
Menurut Agus, angka tersebut sangat turun jika dibandingkan dengan periode sebelum pandemi dan PPKM itu sendiri.
“Sebelum pandemi jumlah harian itu rata-rata di 4.000 sampai 6.000 penumpang, dan saat PPKM rata-rata 1.600 perhari dan saat ini hanya 300 sampai 500 penumpang,” ujarnya.
Agus menilai indikator penurunan tersebut, karena kebijakan pemerintah dalam hal ini Kementrian Dalam Negri (Kemendagri) yang masih menerapkan aturan lama pada izin terbang.
“Aturan belum berubah , penumpang masih di wajibkan Swab PCR dan Vaksin minimal satu dosis,” ujarnya.
Selain itu, kata Agus hal tersebut juga dipengaruhi dari jumlah penerbangan, dimana saat ini hanya tersedia empat penerbangan dengan jam penerbangan mulai pukul 06.00-15.00 WIB.
“Sekarang masih empat penerbangan di antaranya Lion Air, Batik Air, Citilink, dan Garuda hanya dua kali dalam seminggu,” pungkasnya.
Dalam hal ini, Agus berharap pemerintah bisa mengkaji kembali tentang kebijakan izin terbang agar lebih mudah diakses oleh calon penumpang.
“Kita berharap ada kebijakan ulang agar pengaruh penurunan level ppkm ini juga bisa dirasakan oleh sektor penerbangan”, tutupnya. (*)
Discussion about this post