PILARJAMBI.COM | JAMBI – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, terjadi penurun pada nilai ekspor asal Jambi periode April 2022 sebesar 15,26 persen menjadi US$233,52 juta dari bulan sebelumnya sebesar US$275,58 juta.
“Iya memang ada penurunan di bulan April jika dibandingkan dengan bulan Maret. Namun angkanya masih lebih baik dari Februari 2022,” ujar Agus Sudibyo, Kepala BPS Jambi, Jumat(17/06/2022).
Menurut Agus, sampai dengan bulan April 2022, kelompok pertambangan memberikan kontribusi
terbesar terhadap total ekspor di Jambi, yaitu sebesar 59,37 persen, diikuti
kelompok Industri sebesar 32,80 persen, dan kelompok pertanian sebesar 7,83
persen.
“Kalau untuk keseluruhan kontribusinya masih pertambangan, namun penyebab utama karena naiknya nilai ekspor komoditi pinang, minyak nabati, karet dan olahanm kayu lapis dan olahan, migas, serta batubara,” ungkapnya.
Adapun negara tujuan masih didominasi pada negara Singapura, India, Malaysia, China, dan Jepang. (Peha)
Discussion about this post