PILARJAMBI.COM | TANJAB BARAT – Warga Kelurahan Senyerang, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjungjabung barat digegerkan dengan penemuan seorang mayat laki-laki yang mengapung di aliran sungai Pengabuan, tepatnya di dermaga Pasar Senyerang. Senin, (05/04/2021) pagi.
Berdasarkan keterangan warga setempat, bahwa mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi yang sudah membengkak dan menimbulkan bau yang menyengat. Diduga terjatuh di sungai Pengabuan dan hanyut tak jauh dari dermaga RT 04, Kelurahan Senyerang.
“Iya ada mayat laki-laki muda masih orangnya, yang mengapung di dermaga pasar senyerang, warga Teluk Nilau ini sepertinya soal nya keluarga korban sudah berada disini (red.dermaga),” sebut salah satu warga.
“Mayat itu mengapung dengan posisi tertelungkup tanpa baju menggunakan celana jeans abu-abu, bersepatu cats biru putih dan polisi bersama warga sedang melakukan evakuasi terhadap korban,” timpalnya.
Sementara itu, Camat Senyerang, Suwarno, saat dikonfirmasi ia menyebutkan bahwa mayat yang mengapung tersebut bernama Elpani berusia 23 tahun merupakan warga Jalan H. Bhakri, Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan.
Awalnya, jasad Elpani ditemukan oleh H. Dieng (Saksi) saat hendak buang air besar kemudian ia terkejut melihat mayat mengapung dan langsung memberitahu warga setempat.
“Kita awalnya mendapatkan informasi dari salah seorang warga melihat mayat itu mengapung lebih kurang 50 meter dari dermaga, lalu beberapa warga mendekatinya menggunakan pompong dan mengikat mayat tersebut menggunakan tali tambang agar tidak hayut terbawa arus sembari menghubungi pihak kepolisian,” tutur Camat.
Sementara itu, Hal Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro saat di konfirmasi. Ia menyebutkan bahwa Elpani sebelumnya dinyatakan menghilang beberapa hari lalu dan kini jasadnya di temukan dalam kondisi mengapung di Sungai Pengabuan tepatnya disekitaran dermaga RT.04 Kelurahan Senyerang.
“Hasil penelusuran di ketahui bahwa di sekitar daerah tersebut ada orang yang hilang dan ternyata sama dengan mayat yang ditemukan warga tersebut. Dari informasi orang tuanya, korban sudah tiga hari hilang namun memang tidak melapor ke kepolisian,” ungkapnya
“Informasi dari masyarakat sekitar di ketahui bahwa korban pada hari sabtu siang (03/04/2021) ada yang melihat korban duduk sendirian di dermaga penyebarangan Kampung melayu Kelurahan Teluk Nilau,” jelas Kapolres
Terhadap perkara ini, dikatakan oleh Kapolres bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab korban meninggal dunia. “Kalau hasil visum luar memang belum ada tanda-tanda kekerasan dan kondisi mayat juga sudah membusuk.” Tandasnya. (Mam)
Discussion about this post