PILARJAMBI.COM | KOTA JAMBI – Bijak Berkreasi di Media Sosial, menjadi tajuk Webinar Literasi Digital Kota Jambi yang diselenggarakan pada Jumat (24/09/31).
Pada webinar yang sukses dihadiri 142 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para Narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni:
- Rizki Hesananda, S.Kom., M.Kom (Lecture dan Programmer)
- Ninuk Wiliani , S.Si. M.Kom (Dosen dan Youth Education Observer)
- Melani Kadar, S.E.,M.M. (Founder Searah dan Dosen FIMBIS Universitas Dinamika Bangsa Jambi)
- Suwandi (Jurnalis Kompas.com)
Pegiat media social yang juga Senior Anchor Metro TV, @wahyuwiwoho bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya.
Kata Narasumber
“Kalau kita semua kemampuan menjaga dirinya itu meningkat dari bahaya digital maka jumlah kejahatan akan menurun dan menciptakan ruang digital yang ramah, mencerdaskan dan aman,” kata Rizki Hesananda.
“Tinggalkan rekam jejak yang positif di dunia digital, pahami fitur keamanan digital dan lindungi privacy dan keamanan data,” kata Ninuk Wiliani.
“Pola komunikasi di Indonesia: masyarakat dalam bermedia sosial yaitu 10 to 90. Hanya 10 peraen yang memproduksi informasi, sedangkan 90% cenderung mendistribusikan,” kata Melani Kadar.
“Publik memiliki hak bebas berpendapat dan berekspresi, namun memiliki ‘pagar api’ UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Etika,” kata Suwandi.
Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber.
Webinar ini merupakan kegiatan webinar yang ke dua puluh tujuh dari 37 kali webinar yang akan diselenggarakan di Kota Jambi. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.
Diketahui, Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.
Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.
“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.
Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital. (*)
Discussion about this post