PILARJAMBI.COM | TANJAB BARAT – Penyebaran paham radikalisme akhir-akhir ini dinilai sangat mengkhawatirkan, terlebih, kemudahan dalam mengakses informasi dimanfaatkan oleh sekelompok radikal untuk menyebar konten-konten yang bersifat SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antat Golongan), dengan tujuan menggiring opini masyarakat untuk membenci tokoh dan kelompok masyarakat tertentu.
Radikalisme yang mengarah pada tindakan terorisme sudah masuk kebeberapa daerah di Provinsi Jambi, belum lama ini pada bulan agustus pernah dilakukan penangkapan teroris oleh Densus 88 Polri didaerah Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Tanjungjabung Barat.
Terkait hal itu, Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Abrar Kecamatan Tebingtiinggi Kabupaten Tanjungjabung Barat, Ustadz Muhammad Abrar, sangat mendukung langkah-langkah pencegahan yang dilakukan aparat terkait terhadap maraknya penyebaran radikalisme di kalangan anak muda.
Untuk di Kabupaten TanjbbBarat diharapkan sosialisasi terhadap bahaya radikalisme dan terorisme kepada masyarakat untuk ditingkatkan.
“Kami menolak keras segala bentuk tindakan anarkis, intoleransi dan radikalisme baik dalam bentuk kekerasan secara fisik maupun ujaran kebencian dimedia sosial. Dan mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax,”pesan nya. (Cuy)
Discussion about this post