PILARJAMBI.COM | KUALATUNGKAL – Beredarnya informasi terkait Sejumlah Guru Tidak Tetap (GTT) dilingkungan dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Tanjungjabung Barat yang dilakukan pemotongan dengn nilai bervariatif. Hal itu menjadi sorotan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Terhadap hal itu Bidang Hukum KNPI Tanjab Barat, Ferdiono menyesali bahwa dirinya mendapat laporan dari sejumlah guru sekolah dasar terkait pemotongan gaji guru honorer ditriwulan keempat.
“Iya ada yang melapor ke kita juga kemaren terkait pemotongan gaji di triwulan keempat tanpa sepengetahuan mereka,”ujarnya, Selasa (18/01/2022).
Pemuda yang akrab disapa Ono itu menambahkan pemotongan gaji guru di triwulan keempat tersebut haruslah di sikapi segera, karena ini merupakan hak guru yang wajib dipenuhi oleh pemerintah dan Pemerintah tidak boleh bermain main dengan hal ini karena kesejahteraan para guru honorer merupakan Fokus dari pemerintah untuk memajukan Dunia Pendidikan khususnya di Kabupaten Tanjungjabung Barat.
“Hari ini kita turun ke dinas pendidikan ingin klarifikasi terkait adanya info pemotongan gaji guru tidak tetap di Tanjungjabung Barat,”tukasnya. (*/Mam)










































































































Discussion about this post