PILARJAMBI.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jambi terus memperluas jangkauan kegiatan donor darah ke berbagai wilayah.
Upaya ini dilakukan demi memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan di Kota Jambi.
Pada Selasa (21/10/2025), tim PMI Kota Jambi bersama Unit Donor Darah (UDD) menggelar kegiatan donor darah di RT 11, Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo.
Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan donor darah, tetapi juga pelayanan cek kesehatan gratis dan KB keliling yang menarik perhatian warga.
Kegiatan sosial ini turut dihadiri oleh Lurah Simpang Rimbo, Mukhtar, serta beberapa Ketua RT setempat.
Mukhtar mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi warga yang begitu tinggi dalam kegiatan kemanusiaan ini.
“Kegiatan donor darah ini melibatkan masyarakat dari 44 RT di Kelurahan Simpang Rimbo. Kami sudah melakukan sosialisasi kepada para ketua RT lewat forum rapat sebelumnya,” ungkapnya.
Melihat antusiasme masyarakat, Mukhtar berencana menjadikan Kelurahan Simpang Rimbo sebagai Kampung Donor Darah di bawah binaan PMI Kota Jambi.
“Kami ingin menjadikan Simpang Rimbo sebagai Kampung Donor Darah, dan sudah berkoordinasi dengan PMI Kota Jambi untuk mewujudkannya,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari pihak PMI. Kabid Penanggulangan Bencana PMI Kota Jambi, Sopian, yang hadir bersama Kepala Markas PMI Kota Jambi, Abdul Roni, menyampaikan komitmennya mendukung kelurahan tersebut menjadi contoh kampung donor yang mandiri.
“Donor darah memberi manfaat besar, baik bagi pendonor maupun penerima. Kami berharap setiap kelurahan di Kota Jambi bisa menjadi Kampung Donor Darah agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” tutur Sopian.
Sebagai informasi, Kampung Donor Darah merupakan program strategis PMI Kota Jambi yang diluncurkan sejak tahun 2023.
Program ini bertujuan membentuk jejaring pendonor aktif di setiap kelurahan, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan donor darah tanpa harus jauh ke unit pusat.
Selain itu, program ini juga membantu para Ketua RT untuk memiliki data pendonor aktif di wilayah masing-masing. Dengan begitu, koordinasi antara masyarakat dan PMI dapat berjalan lebih cepat dalam memenuhi kebutuhan darah di Kota Jambi. **











































































































Discussion about this post