PILARJAMBI.COM | KUALATUNGKAL – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar di Kabupaten Tanjungjabung Barat sulit didapatkan, masyarakat khususnya di Kota Kualatungkal memadati sejumlah tempat pengisian BBM.
Terpantau sejak jumat 02 sepetember 2022 di APMS (Agen Premium Minyak dan Solar) yang berlokasi di Desa Pembengis, Kecamatan Bramitam mengalami antrean panjang dan SPBU dan SPBN yang berada di Parit 7, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir terjadi kekosongan stok BBM.
Sementara utu, ditingkat Pengecer yang ada di Kualatungkal juga tampak sepi alias kosong. Jika ada setok itupun tidak sampai hitungan jam habis diserbu warga yang beli meski harga di eceran untuk pertalite perliternya mencapai Rp12ribu dan pertamax perliternya Rp15ribu tetap diserbu warga.
“Susah nyari minyak ini apalagi pertalite tadi ke pembengis antrinya panjang, kayanya ini ada yang nimbunlah karna kan kata pertamina untuk Jambi aman stok tapi ini kok susah nian nyari. Tolonglah ditindak lanjuti atau diselediki pak polisi tolong lah. Biar dak kaya gini carinya.” Keluh Gun warga Kualatungkal yang mencari BBM. Sabtu, (03/08/2022).
Keluhan yang sama juga diutarakan Heri, Salah satu pengendara mengungkapkan bahwa dirinya sudah hampir satu jam antre menunggu giliran untuk mendapat BBM jenis pertalite untuk kendaraannya. “Kita terpaksa ikut mengantri untuk mendapatkan minyak.” Cetusnya.
Kelangkaan BBM jenis solar juga sulit didapatkan oleh nelayan yang ada di Kualatungkal, bahkan sejumlah nelayan rela membeli dengan harga tinggi agar tetap bisa melaut.”Solar kadang ada kadang idak, yang penting barang ada tak masalah belinya harga tinggi.” Ungkap nelayan yang berada di Kelapa Gading, Tungkal Ilir. (Mam)











































































































Discussion about this post