PILARJAMBI.COM – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menyoroti lonjakan volume sampah di berbagai kawasan. Untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama momen Lebaran, Pemkot pun menambah armada pengangkut sampah.
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, peningkatan volume sampah terjadi akibat lonjakan konsumsi masyarakat serta berhentinya sementara operasional bank sampah dan TPS 3R menjelang hari raya.
“Sampah meningkat signifikan hingga 10 persen dari hari biasanya. Ini menjadi beban tambahan bagi tim pengangkut sampah Kota Jambi,” ujar Maulana usai meninjau Pos Pengamanan dan Pelayanan Lebaran, Kamis (19/03/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Jambi memastikan layanan kebersihan tetap berjalan, bahkan hingga hari H dan H+1 Lebaran.
“Tidak ada alasan bagi kami untuk berhenti. Petugas tetap bekerja, meski secara bergantian juga merayakan Lebaran,” tegasnya.
Pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup juga menambah armada pengangkut sampah di luar operasional reguler, terutama untuk menjangkau wilayah perbatasan yang rawan penumpukan sampah.
Selain itu, aparat kelurahan turut dilibatkan untuk mengawasi keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang kerap muncul saat volume sampah meningkat.
“Kami sudah instruksikan jajaran di kelurahan untuk memantau TPS liar, termasuk aktivitas pemulung yang kadang menyebabkan sampah berserakan hingga ke jalan,” jelas Maulana.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke lokasi yang bukan tempat pembuangan resmi.
“Kami berharap masyarakat ikut berperan menjaga kebersihan kota, sehingga suasana Lebaran tetap nyaman,” katanya.
Meski demikian, Maulana meminta masyarakat untuk memahami jika terjadi keterlambatan dalam pengangkutan sampah, mengingat tingginya volume yang harus ditangani.
“Dengan peningkatan yang luar biasa ini, kami siap menerima kritik, namun tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. **










































































































Discussion about this post