PILARJAMBI.COM – Reses Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly di Telanaipura, Rabu (1/4/2026), menjadi momentum penting dalam menjaring aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Cadika ini turut dihadiri Cek Endra dan Wali Kota Jambi Maulana.
Ratusan warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari banjir, pembangunan infrastruktur, hingga layanan dasar.
Cek Endra dalam sambutannya mengingatkan agar reses benar-benar memberikan dampak konkret.
“Anggaran harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar kegiatan rutin,” ujarnya.
Program Kampung Bahagia Disorot
Wali Kota Maulana memaparkan Program Kampung Bahagia sebagai langkah percepatan pembangunan berbasis masyarakat.
Program ini mengalokasikan Rp100 juta per RT dan menyasar lebih dari 1.500 RT di Kota Jambi.
“Semua berbasis kebutuhan warga, sehingga pembangunan lebih tepat guna,” jelasnya.
Aspirasi Warga: Banjir hingga Air Bersih
Dalam dialog, warga Solok Sipin menyoroti persoalan banjir yang tak kunjung tuntas meski dokumen perencanaan telah lengkap.
Selain itu, warga Aur Kenali meminta kelanjutan pembangunan akses jalan dari Jembatan Padang Lawas.
Isu pengelolaan sampah dan distribusi air PDAM juga menjadi perhatian utama masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kemas Faried memastikan seluruh aspirasi akan dikawal hingga terealisasi.
“Kami akan koordinasikan dengan pemerintah kota agar semua persoalan ini segera ditangani,” tegasnya.
400 Paket Sembako untuk Warga
Dalam kesempatan tersebut, Kemas Faried juga menyalurkan 400 paket sembako sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah kota, dan pemerintah pusat agar program pembangunan tepat sasaran.
“Kolaborasi adalah kunci agar kesejahteraan masyarakat benar-benar terwujud,” pungkasnya.**










































































































Discussion about this post