PILARJAMBI.COM — Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir, menghadiri Rapat Orientasi Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis Perangkat Daerah (Renstra PD) Tahun 2025–2029.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bapperida Kabupaten Muaro Jambi, pada Jumat (11/4/2025).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa penyusunan RPJMD merupakan salah satu tugas utama kepala daerah sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan RPJMD dan Renstra PD 2025–2029.
“Salah satu tugas kepala daerah adalah menyusun dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang RPJMD. Karena itu, seluruh kepala perangkat daerah harus menyusun Renstra Perangkat Daerah secara simultan dan terkoordinasi dengan proses penyusunan RPJMD Kabupaten,” ujar Junaidi.
RPJMD Sebagai Arah Pembangunan Daerah
Junaidi menjelaskan bahwa penetapan RPJMD Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2025–2029 akan dilakukan setelah RPJMD Provinsi Jambi ditetapkan, atau paling lambat enam bulan setelah pelantikan kepala daerah terpilih, yakni pada 20 Agustus 2025.
Ia menegaskan, orientasi penyusunan RPJMD dan Renstra ini merupakan langkah awal penting dalam menyiapkan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan.
“Kegiatan ini menjadi jaminan kesinambungan pembangunan daerah, sekaligus memastikan peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Tujuannya satu, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muaro Jambi yang kita cintai,” ungkapnya.
Mendorong Renstra yang Adaptif dan Inovatif
Lebih lanjut, Junaidi mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah untuk segera menyusun Renstra yang adaptif dan inovatif, sesuai dengan visi pembangunan daerah:
“Berbakti untuk terwujudnya Muaro Jambi Berkeadilan, Berakhlak, dan Maju.”
Visi tersebut dijabarkan dalam lima misi utama yang disebut Panca Cita serta dua belas program prioritas daerah.
“Saya berharap setiap perangkat daerah mampu menjabarkan visi dan misi tersebut ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan tepat sasaran agar target pembangunan dalam RPJMD 2025–2029 dapat tercapai dengan baik,” tegas Junaidi.
Ia juga mengajak seluruh peserta rapat untuk aktif berdiskusi dan memberikan saran dalam penyusunan Rancangan Awal RPJMD dan Renstra OPD, agar dokumen perencanaan yang dihasilkan benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Saya tekankan kembali pentingnya komitmen saudara semua untuk menyelesaikan Renstra OPD. Mari berdiskusi, berkolaborasi, dan memberikan masukan membangun demi kesempurnaan dokumen RPJMD dan Renstra PD 2025–2029,” pungkasnya.
(**)










































































































Discussion about this post