PILARJAMBI.COM – Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha melakukan kunjungan kerja ke Perumdam Tirta Mayang, Kamis (26/03/2026), usai melantik Dewan Direksi periode 2026–2031.
Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kota Jambi sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM) dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Maulana menekankan pentingnya peningkatan layanan air bersih hingga 24 jam penuh, disertai respons cepat terhadap setiap pengaduan warga.
“Hal yang perlu kita fokuskan bersama adalah respon terhadap pengaduan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan segera. Jangan menunggu sampai viral baru bergerak,” tegasnya.
Selain itu, Maulana juga mendorong inovasi pelayanan, termasuk membuka peluang kerja sama dengan investor untuk mempercepat pengembangan jaringan air bersih. Ia menyebut potensi pelanggan di Kota Jambi masih sangat besar.
“Saat ini baru sekitar 107 ribu sambungan rumah, sementara jumlah rumah tangga mencapai kurang lebih 250 ribu. Ini peluang pasar yang harus dimanfaatkan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan distribusi air guna mengatasi perbedaan tekanan yang masih dikeluhkan masyarakat.
“Masih ada wilayah yang airnya lancar, sementara di tempat lain hanya menetes. Ini harus segera dipetakan dan dicarikan solusi,” ujarnya.
Meski demikian, Maulana mengapresiasi peningkatan kinerja Perumdam Tirta Mayang, khususnya dalam penanganan keluhan selama Ramadan hingga Idul Fitri yang dinilai lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, ada perbaikan signifikan, namun ini baru awal,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penguatan manajemen bisnis, mulai dari pengambilan air baku, pengolahan, distribusi, hingga sistem pembayaran, agar berdampak pada kesehatan keuangan perusahaan.
Salah satu tantangan utama yang disoroti adalah tingkat kebocoran air yang masih mencapai sekitar 35 persen.
“Kalau 35 persen air hilang, itu artinya tidak menjadi pendapatan. Ini harus kita tekan dengan pembenahan infrastruktur, terutama jaringan pipa lama,” tegas Maulana.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha menekankan pentingnya pemeliharaan rutin terhadap infrastruktur agar perbaikan tidak bersifat reaktif.
“Jangan sampai masyarakat sudah marah baru kita bertindak. Perawatan harus dilakukan secara terencana,” ujarnya.
Ia juga mendorong penguatan tata kelola keuangan yang akuntabel serta pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan kemudahan layanan kepada masyarakat.
“Di era digital, pelayanan harus cepat, mudah, dan efisien. Inovasi adalah keharusan,” singkatnya.
Melalui kunjungan ini, Pemkot Jambi bersama Perumdam Tirta Mayang menegaskan komitmen untuk mendorong transformasi layanan air bersih yang lebih modern, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Kota Jambi.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Pelaksana Harian Sekda Kota Jambi H. Mulyadi serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.**










































































































Discussion about this post