PILARJAMBI.COM— Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) menyerukan peningkatan besar-besaran bantuan kemanusiaan serta dukungan internasional bagi masyarakat Gaza, menyusul tercapainya gencatan senjata yang memberi jeda sementara dari kekerasan berkepanjangan.
IFRC menegaskan bahwa saat ini adalah waktu yang sangat penting untuk memastikan bantuan mencapai seluruh wilayah Gaza, termasuk bagian utara yang paling terdampak. Organisasi tersebut menekankan pentingnya pembukaan semua jalur akses agar bantuan kemanusiaan dapat masuk dalam skala besar, guna meringankan kondisi bencana yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir.
Meski aliran bantuan mulai meningkat setelah gencatan senjata, IFRC menyebut jumlahnya masih jauh dari cukup. Akses aman dan tanpa hambatan menjadi kunci agar bantuan dapat menjangkau semua komunitas.
Palang Merah Palestina (PRCS) disebut sebagai lifeline atau garis hidup bagi warga Gaza karena terus menjalankan operasi ambulans, evakuasi medis, layanan kesehatan dasar, dukungan kesehatan mental, serta bantuan darurat. Namun, kemampuan PRCS kini sangat terbatas akibat minimnya pasokan dan dampak konflik yang berkepanjangan.
Melalui Middle East Emergency Appeal, IFRC berperan penting dalam mendukung upaya kemanusiaan dari Mesir dan Yordania:
Di Mesir, IFRC membantu Masyarakat Bulan Sabit Merah Mesir dalam mengatur logistik, rantai pasok, dan evakuasi medis bagi korban Gaza.
Di Yordania, IFRC bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Yordania yang telah menyiapkan gudang bantuan dan menampung pasien evakuasi medis dari Gaza.
Namun, pendanaan untuk program darurat regional ini masih sangat minim. IFRC kembali mendesak para donor dan mitra global untuk segera meningkatkan dukungan agar bantuan dapat disalurkan tepat waktu kepada mereka yang paling membutuhkan.
“Setelah dua tahun penderitaan, kita harus memanfaatkan momen penting ini bagi rakyat Gaza,” tegas IFRC dalam pernyataannya.
(**)
Sumber: IFRC










































































































Discussion about this post