PILARJAMBI.COM – Wali Kota Jambi Maulana menegaskan pentingnya menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui Program Kampung Bahagia yang mendorong semangat gotong royong, musyawarah, dan kebersamaan di tingkat lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Maulana usai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Wali Kota Jambi, Senin (1/6/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, unsur Forkopimda, jajaran Pemkot Jambi, instansi vertikal, TNI-Polri, pelajar, hingga anggota Pramuka.
Dalam kesempatan tersebut, Maulana juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba yang digelar dalam rangka HUT ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625.
Saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Maulana mengingatkan pentingnya menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan zaman.
“Indonesia bukan hanya penonton dalam kancah dunia. Kita memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” ujar Maulana membacakan amanat BPIP.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.
Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, adil, dan sejahtera.
BPIP melalui amanat yang dibacakan Maulana juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” katanya.
Kampung Bahagia Jadi Implementasi Nilai Pancasila
Maulana kemudian mengaitkan nilai-nilai Pancasila dengan berbagai program pembangunan di Kota Jambi, salah satunya Program Kampung Bahagia.
Menurutnya, program tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong, musyawarah, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Dengan hadirnya Kampung Bahagia, semangat gotong royong dan musyawarah yang mulai terkikis dapat kembali dibangkitkan. Ini sejalan dengan amanat BPIP agar nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen bangsa agar terus menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan.
“Mudah-mudahan Pancasila sebagai fondasi, perekat dan ideologi bangsa terus menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai,” pungkasnya.
Di akhir kegiatan, Maulana menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas dan peserta upacara yang telah berpartisipasi sehingga rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Kota Jambi berlangsung lancar dan sukses.
Pemerintah Kota Jambi berharap momentum tersebut semakin memperkokoh ideologi bangsa sekaligus mempererat persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. **










































































































Discussion about this post