PILARJAMBI.COM – Silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Jambi, pemilik (owner) dan tim Seiyo Sekato Organizer (SSO) konsultasi soal Adat Jambi di dalam acara pernikahan. Pasalnya, sebagai salah satu Wedding Organizer di Jambi, SSO ingin mengetahui dan membantu promosi tata cara adat, pakaian hingga simbol-simbol Adat Jambi yang sebenar-benarnya.
Selain itu, sebagai pelaku industri pernikahan, SSO juga berkomitmen untuk pelestarian budaya lokal sekaligus membangun sinergi dengan pihak-pihak terkait, baik pemerintahan maupun swasta.
Kedatangan SSO ke LAM Kota Jambi di sambut langsung oleh Ketua LAM Kota Jambi, Aswan Hidayat Usman bersama beberapa pengurus lainnya.
Pertemuan yang berlangsung pada Jum’at 18 Juli 2025 itu membahas pentingnya penguatan nilai-nilai adat dalam prosesi pernikahan, serta rencana pelaksanaan pelatihan adat bagi para pemangku kepentingan di bidang pernikahan.
Menurut Ketua LAM Kota Jambi, semua etnis yang ada di Kota Jambi wajib mengetahui adat Jambi, dan juga paham dengan adat istiadat Jambi dengan tanpa membedakan suku, etnis, dan lain-lain.
“Karena pada hakikatnya dimano bumi dipijak, disitu langit dijunjung,” ujarnya.
Selain itu, kedatangan SSO ke LAM Kota Jambi, dirinya sangat mengapresiasi. Sebab, ia menilai ini menjadi awal yang baik untuk keberlanjutan adat Jambi.
“Kami menyambut baik silaturahmi dari Seiyo Sekato Organizer ini. Sebagai lembaga yang menjaga dan melestarikan adat istiadat, kami melihat pentingnya kolaborasi dengan para pelaku usaha, khususnya di bidang pernikahan, untuk memastikan nilai-nilai adat tetap hidup dalam setiap prosesi,” sebutnya.
Terkait rencana pelatihan yang adat Jambi yang direncanakan pada Agustus atau September mendatang, LAM Kota Jambi akan menyusun juknisnya.
Selain itu, LAM juga berharap Seiyo Sekato Organizer menjembatani komunikasi dengan seluruh WO di Provinsi Jambi, dengan output MoU dan draft SOP Adat Jambi.
“Harapan kami, pelatihan yang akan dilaksanakan nanti bisa menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan identitas budaya masyarakat Jambi,” ujar Ketua LAM Kota Jambi.
Sementara itu, Owner Seiyo Sekato Organizer, Ayu Wahyuni menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen untuk menghadirkan layanan pernikahan yang profesional secara teknis dan juga selaras dengan nilai-nilai budaya lokal.
“Silaturahmi ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk lebih memahami dan mengaplikasikan adat pernikahan Jambi dalam setiap pelayanan yang kami berikan. Kami percaya bahwa adat bukan sekadar tradisi, tapi juga warisan yang harus dihormati dan dilestarikan. Bersama LAM Kota Jambi, kami siap mendukung pelaksanaan pelatihan adat pernikahan sebagai bentuk tanggung jawab budaya dan profesionalisme kami sebagai wedding organizer, “ungkapnya.
Ayu juga menyampaikan, rencana pelatihan adat pernikahan ini akan menjadi program berkelanjutan yang terbuka untuk berbagai pihak, termasuk WO lokal, fotografer pernikahan, MUA, MC, hingga generasi muda yang tertarik memahami adat pernikahan Jambi secara utuh.
” Kegiatan ini nantinya diharapkan prosesi pernikahan di Kota Jambi ke depan tak hanya berjalan secara estetis dan modern, tetapi juga tetap mengakar kuat pada nilai-nilai adat dan budaya lokal,” pungkasnya. **










































































































Discussion about this post