PILARJAMBI.COM – Gubernur Jambi Al Haris menghadiri acara kenal pamit Kapolda Jambi dari Irjen Pol. Krisno H. Siregar kepada Kapolda Jambi yang baru, Irjen Pol. Widodo, di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai Polda Jambi, Rabu (14/10/2026) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Al Haris menyampaikan apresiasi kepada Krisno atas pengabdian dan kerja sama selama bertugas di Provinsi Jambi. Ia juga menyambut Widodo dengan harapan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Polda Jambi semakin kuat.
Acara itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Hesnidar Haris, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para bupati dan wali kota, pejabat utama Polda Jambi, Bhayangkari, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Al Haris mengatakan pergantian jabatan merupakan bagian dari perjalanan pengabdian kepada negara. Menurutnya, setiap orang dapat menjalankan tugas di berbagai tempat selama tetap berpegang pada semangat pengabdian kepada bangsa.
“Malam hari ini kita tentunya ada awal ada akhirnya, ada pertemuan ada pula perpisahan. Malam hari ini ada kenal pamit,” ujar Al Haris.
Ia menegaskan, penugasan di tempat yang berbeda tidak mengurangi makna pengabdian sebagai anak bangsa.
“Jadi memang kita ini dalam mengabdi untuk negara, kita bisa saja bertugas dimanapun, kondisi apapun, yang penting kita di bawah Merah Putih. Nah itulah kita, anak bangsa,” tegasnya.
Al Haris Kenang Kolaborasi dengan Krisno
Al Haris juga mengenang kebersamaannya dengan Krisno selama menjabat Kapolda Jambi. Salah satu hal yang diingatnya adalah kebiasaan Krisno bernyanyi dalam perjalanan.
“Saya kenal Bang Krisno ini waktu beliau jadi Kapolda, jadi awal masuk kesini, di perjalanan dia suka nyanyi,” kenangnya.
Selain kenangan personal, Al Haris menyoroti berbagai program kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jambi dan Polda Jambi, terutama kampanye pencegahan judi online, narkoba, perundungan atau bullying, serta intoleransi di kalangan pelajar.
“Kita langsung kumpulkan anak-anak sekolah, SMA, SMK. Kita mulai kampanye anti judi online, termasuk juga anti narkoba, anti bullying, dan juga anti intoleransi. Kita jalan,” ucapnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan Krisno terhadap program sosial, termasuk rencana pembangunan panti kreativitas di Kabupaten Kerinci. Menurut Al Haris, program tersebut akan tetap dilanjutkan meskipun Krisno mendapat penugasan baru.
“Beliau berdinas kembali ke PTIK dan kita masih ada program membuat panti kreativitas di Kerinci. Saya sudah lapor dengan Mas Arsyad, insya Allah beliau tetap kuat dukung dari Jakarta,” ujarnya.
Al Haris juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi Krisno selama bertugas di Jambi.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala Kepolisian Daerah yang sebelumnya, Bapak Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.IK., M.H. atas dedikasi, pengabdian, dan kerja sama yang telah terjalin selama menjalankan tugas di Provinsi Jambi,” ucapnya.
Sambut Kapolda Jambi yang Baru
Kepada Kapolda Jambi yang baru, Al Haris mengucapkan selamat datang dan berharap Widodo dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Kepada Kapolda yang baru, Bapak Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Provinsi Jambi. Kami menyambut kehadiran Bapak dengan penuh harapan dan optimisme, semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik serta membawa kemajuan bagi institusi Polri dan masyarakat di daerah ini,” lanjutnya.
Al Haris mengungkapkan bahwa dirinya telah mengenal Widodo sebelumnya saat bertugas di Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Ia berharap kepemimpinan baru di Polda Jambi dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait untuk menjaga keamanan serta stabilitas daerah.
Al Haris juga menyinggung penugasan Krisno berikutnya di Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia berharap pengalaman Krisno di bidang pemberantasan narkoba dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia, khususnya dalam menekan peredaran narkoba di Jambi.
“Ini tentu beliau akan banyak berbuat bakti untuk Indonesia, dan harapan kita khusus untuk Jambi, masalah narkoba kita bisa berkurang,” pungkas Al Haris.
Widodo: Lanjutkan Hal Baik dan Benahi yang Perlu Diperbaiki
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Widodo menyampaikan penghargaan kepada Krisno atas dedikasi dan fondasi yang telah dibangun selama memimpin Polda Jambi.
Ia berharap seluruh pengabdian tersebut menjadi amal ibadah dan membawa kesuksesan dalam penugasan berikutnya.
Widodo menegaskan bahwa jabatan Kapolda bukan sekadar posisi, melainkan amanah besar untuk menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat.
“Sebagai Kapolda Jambi yang baru, saya menyadari bahwa amanah ini bukan sekedar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan menghadirkan keadilan secara merata bagi seluruh masyarakat Jambi,” tegasnya.
Ia mengatakan kepemimpinannya tidak dimulai dengan mengabaikan capaian yang sudah ada. Sebaliknya, ia berkomitmen melanjutkan program yang baik sekaligus memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi.
“Saya hadir bukan untuk memulai segala sesuatu dari nol, melainkan melanjutkan hal-hal baik, memperkuat yang sudah kuat, dan membenahi apa yang masih perlu diperbaiki,” jelasnya.
Widodo juga menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat.
“Saya meyakini bahwa keberhasilan Polri tidak dapat dicapai sendiri, diperlukan sinergi yang kuat dengan Pemerintah Daerah, TNI, seluruh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan tentunya dukungan dari seluruh masyarakat Jambi,” katanya.
Di akhir sambutannya, Widodo meminta doa dan dukungan masyarakat agar Polda Jambi dapat terus menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat Jambi, agar Polda Jambi dapat terus bekerja sama, hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, serta mewujudkan Jambi yang aman, damai dan kondusif,” pungkasnya.
Krisno: Polda Jambi Bekerja sebagai Tim
Dalam sambutannya, Krisno menyampaikan bahwa berbagai pekerjaan selama masa kepemimpinannya dijalankan melalui kerja sama tim, bukan sekadar slogan.
“Kita bekerja sebagai suatu tim, kita bukan saja bentuk jargon, tapi dalam arti kerja yang nyata,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tokoh adat dan tokoh agama di Provinsi Jambi yang telah mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
“Terima kasih kepada para tokoh adat dan tokoh agama di Provinsi Jambi,” ucapnya.
Momen haru mewarnai acara ketika Krisno mengungkapkan kebanggaannya menerima gelar adat dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi. Ia menyebut gelar yang disandangnya sebagai bentuk tanggung jawab untuk membawa nama baik adat Melayu Jambi di mana pun bertugas.
“Mohon maaf saya lupa, gelar saya sekarang adalah Datuk Adipati Utamo Siginjai Sakti. Saya bertanggung jawab untuk menjadi duta besar LAM dimanapun kami ditempatkan,” ungkapnya.
Acara kenal pamit tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan di Polda Jambi sekaligus penegasan harapan agar kolaborasi kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat terus berlanjut demi menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Jambi. **






































































































Discussion about this post