PILARJAMBI.COM | TANJAB BARAT – Tidak ada penghentian operasional kapal di Pelabuhan RoRo, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat di akhir tahun dan awal tahun baru. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjabbar, Syamsul Jauhari, Selasa, (29/12/2020)
Syamsul menyebutkan bahwa operasional kapal baik yang datang maupun akan berangkat ke Batam ataupun ke Pelabuhan Dabo Singkep tetap berjalan seperti biasanya. Tidak ada perubahan jadwal ataupun penghentian operasional baik angkutan penumpang maupun angkutan barang dan kendaraan.
“Kita tidak ada penutupan, tapi memang di tanggal 31 Desember itu kebetulan hanya akan ada kedatangan dan keberangkatan penumpang ke Dabo Singkep. Sementara untuk hari Jumat memang tidak ada jadwal keberangkatan maupun kedatangan,” ungkapnya
Lebih lanjut disampaikannya bahwa untuk keberangkatan penumpang ke Dabo Singkep di perkirakan pukul 21.00 wib. Hal ini kata Syamsul juga menjadi tugas tambahan untuk pihaknya bersama dengan petugas kepolisian untuk menjaga keamanan di sekitar pelabuhan RoRo.
“Keberangkatannya itu sekitar jam 9 atau 10 malam atau mungkin nanti bisa juga menjelang pergantian tahun baru. Jadi kita juga antisipasi ada juga warga yang mungkin masuk atau mau tahun baru. Jadi nanti memang akan kita perketat pengamanan di sekitar pelabuhan ini,”tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek KSKP, Iptu Agung Heru menyebutkan bahwa pengamanan menjadi prioritas secara efisien mengingat membludaknya jumlah penumpang yang datang dan keberangkatan di akhir tahun 2020
“Para penumpang yang menggunakan jasa di Pelabuhan RoRo bahwa pada saat pergantian malam tahun baru bertepat masuknya kapal dari dabo singkep. Untuk Efesiensi dalam pengamanan khusus kita pakai untuk jasa penggunaan penumpang,”katanya
Disisi lain, diungkapkan oleh Agung bahwa pihaknya masih tetap memprioritaskan pengamanan untuk penegakan protokol kesehatan. Dengan melibatkan kepolisian KSKP, Pol Air, KSOP, TNI, AL dan unsur lainnya, pihaknya tetap mengikuti aturan Prokes.
“Tetap sesuai anjuran dan kebijakan pemerintah di pelabuhan kita lebih mengutamakan penegakan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Dalam hal bepergian pun kita selektif satu persatu cek suhu dan suket non reaktif rapid tes,” pungkasnya. (*/Mam)











































































































Discussion about this post