PILARJAMBI.COM – Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno (BBS) melepas secara resmi keberangkatan 168 Jamaah Haji Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2025 dalam acara yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Bukit Cinto Kenang, pada Kamis (8/5/2025).
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Muaro Jambi, Kepala Kantor Kemenag Muaro Jambi, Sekda Kabupaten Muaro Jambi, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.
Pesan Bupati BBS: Jaga Kesehatan dan Kekompakan di Tanah Suci
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan rasa syukur dan bahagia karena jamaah haji asal Muaro Jambi dapat menunaikan rukun Islam kelima tahun ini. Ia berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, dan semangat kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Jangan terlalu lelah menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Selama di Mekah, pilihlah ibadah sunnah sesuai kemampuan dan jangan memaksakan diri. Jaga kesehatan agar semua rangkaian ibadah seperti wukuf di Arafah, melempar jumrah, tawaf, dan sa’i dapat dijalankan dengan baik,” pesan Bupati BBS.
Ia juga meminta jamaah untuk mematuhi arahan para pembimbing haji dan petugas kloter demi kelancaran ibadah serta keselamatan bersama.
“Kami doakan seluruh jamaah haji asal Muaro Jambi diberi kesehatan, kelancaran, dan kekuatan dalam beribadah. Semoga menjadi haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat,” tambahnya.
168 Jamaah Terbagi dalam Empat Kloter
Sebanyak 168 jamaah haji asal Kabupaten Muaro Jambi tahun ini diberangkatkan dalam empat kloter, yaitu:
- Kloter 13: 5 orang
- Kloter 16: 8 orang
- Kloter 20: 147 orang
- Kloter 24: 8 orang
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga memastikan seluruh kebutuhan dan fasilitas keberangkatan jamaah telah dipersiapkan dengan baik bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Kantor Wilayah Provinsi Jambi.
Wujud Kepedulian Pemerintah Daerah
Bupati BBS menegaskan bahwa Pemkab Muaro Jambi senantiasa mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya, baik dalam hal pelayanan administrasi, fasilitas keberangkatan, maupun pembinaan mental dan spiritual calon jamaah.
“Kita ingin para jamaah berangkat dengan tenang dan pulang membawa keberkahan, serta menjadi teladan di tengah masyarakat setelah kembali ke tanah air,” ujar BBS menutup sambutannya.
(**)











































































































Discussion about this post